Cukup 6 Jam Penanganan Genangan Air

(0) Comments

Kamis (21/2), Komisi D melaksanakan kunjungan kerja studi banding ke Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat. Kunjungan dipimpin oleh Ketua Komisi D H Sarimun dan para Anggota Komisi D lainnya. Maksud dan tujuan dari studi banding tersebut terkait dengan normalisasi daerah aliran sungai dalam penanganan banjir.

Kunjungan tersebut diterima pukul 09.00 WIB di gedung B lantai 8, oleh Kasubag Suku Dinas Sumber Daya Air Roedito Setiawan, Kabid Perencanaan Bapak Wira beserta stafnya. Dalam sambutannya, Roedito menjelaskan mengenai tugas pokok dan fungsi Suku Dinas Sumber Daya Air. “Menangani permasalahan genangan yang berada di wilayah Kota Administrasi Jakarta Barat, mulai dari perbaikan saluran air, pembuatan saluran air, pemeliharaan saluran air, pengerukan kali dan mengendalikan banjir dengan menempatkan pompa-pompa di titik yang sedang terjadi genangan,” terangnya.

Curah hujan yang tinggi dan aliran sungai ataupun selokan yang tersumbat menyebabkan genangan dan memungkinkan banjir. Pihak Pemkot Jakarta Barat di Tahun 2017 telah membuatan drainase, sait pel/tanggul kali, bangunan kolam untuk menampung air. “Butuh waktu 6 jam untuk penanganan genangan air,” tegas Roedito.

Penanganan banjir juga harus berkoordinasi cepat dengan dinas terkait agar cepat ditangani.

DPRD KEBUMEN