Kunjungan Kerja Komisi A DPRD Kebumen ke Walikota Jakarta Selatan

(0) Comments

Kabag Umum dan Protokol, Kelik Suanto menerima study banding Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen di ruang rapat wakil Wali Kota Jakarta selatan, Rabu (21/2). Rombongan diterima pukul 10.00 WIB di lantai 2 Ruang Wakil. Rombongan Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen dipimpin oleh Wakil Ketua Bagus Setiawan.

Dari pihak Walikota Jakarta Selatan hadir Kasatpol PP Ujang, bagian perpajakan Tanti, Protokol Bagian Umum Sutanto, dan suku dinas lainnya Iwan. Perkenalan oleh pihak Protokol dan paparan mengenai Kota Administratif Jakarta Selatan. Luas wilayah 145,73 KM2 , jumlah kecamatan 10, jumlah kelurahan 65, jumlah RW & RT ada 579 RW & 6.089 RT dengan jumlah penduduk 2.185.813 Jiwa.

Maksud dan tujuan Komisi A melaksanakan study banding ke Walikota Jakarta Selatan untuk menimba ilmu dalam bidang penyelenggaraan ketertibam umum (tribum) menuju kondusif dengan di dasari pada suatu peraturan regulasi yang di buat dalam bentuk perda. Komisi A telah banyak mendapatkan input masukan, dari berbagai lintas sektor suku dinas di pemerintahan Kota Jaksel, tentang urusan bidang penyelenggaraan ketertiban umum dari hulu sampai hilir. Sebagai dasar pijakan di Kota Jaksel ialah perda yang telah di tetapkan oleh DPRD dan Kepala Daerah sebagai landasan yuridis untuk menggarap program dan kegiatan urusan bidang tribum. Program unggulan yang di paparkan di Jaksel sangat komprehensip dan multiguna untuk dapat di implementasikan di Kebumen sebagai bentuk nyata pembaharuan sistem dan metode dasar rujukan pembuatan draf raperda yang akan di buat di kebumen.

Satpol PP yang merupakan leading sektor OPD yang menegakan perda juga sangat humanis dalam menjalankan tupoksinya. Salam hormat, melayani, dan tegas menjadi unggulan pendekatan dalam berbuat dan bertindak penegakan perda. Kabag Umum dan Protokol, Kelik Suanto mengatakan “situasi menjelang pesta demokrasi harus di ciptakan situasi yang rukun, harmonis, dan kondusif, dalam kerangka kebinekaaan. Itulah tujuan akhir dari out come indikator keberhasilan tribum yg hendak kita capai bersama”. Jelasnya. Kasatpol pp Ujang juga menjelaskan “kendala di lapangam yang sering di jumpai dalam setiap penegakan perda-perda tidaklah harus berakhir di pengadilan, kewajiban akan kesadaran menjadi kunci sukses penegakan perda yang di jalankan oleh Satpol PP, dengan demikian sudah dapat di pastikan bahwa perda sebagai payung hukum harus jelas, mengikat untuk semua sektor” ungkapnya.

Dalam kesempatan study banding terkait hal termaksud dari komisi A telah banyak mendapatkan manfaat dan input masukan, dari berbagai lintas sektor sudin di pemerintahan adm kota Jaksel, tentang urusan bidang penyelenggaraan ketertiban umum dari hulu sampai hilir. Manfaat Satpol PP berpengaturan humanis yakni peraturan PKL humanis, Pembokaran Reklame Satpol PP mempunyai Perda di tingkat Propinsi, Adanya Silent Operasional dimana Satpol PP menyamar menjadi konsumen untuk yang tidak taat pajak bagi tanpa usaha.

Bagus Setiyawan selaku pimpinan rombongan berharap Kabupaten Kebumen dapat segera menyusun Perda terkait dalam menciptakan situasi yang harmonis dan humanis yang dapat menjadikan Kabupaten Kebumen lebih maju, ,modern, humanis, harmonis dan kondusif.

Acara diakhiri dengan tukar menukar cindera mata dan foto bersama.

DPRD KEBUMEN