Perda Sudah Ditetapkan, Tarif Retribusi Bikin Pedagang Keberatan

(0) Comments

Sejumlah 20 orang pedagang pasar dari Forum Komunikasi Himpunan Pedagang Pasar (FK-HPP) Kabupaten Kebumen mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Kebumen Kamis (8/2) siang tadi. Rombongan dipimpin Ketua FK-HPP Kamsi Joko Susilo, diterima oleh Ketua Komisi B Sudarmaji, didampingi Yuniarti Widayaningsih, Suhartono, dan Nur Hidayati di ruang audiensi DPRD Kebumen. Turut hadir Kabid Sarana Perdagangan Dinas Perindag Kebumen Putut Supriyadi.

Kamsi, mewakili para pedagang minta penjelasan kepada DPRD terkait kenaikan tarif retribusi yang pada kesepakatan awal naik 30% namun pada kenyataannya mengalami kenaikan sebesar 900% dan mengeluhkan belum adanya sosialiasi dari Dinas terkait.
“Kami menyatakan keberatan atas kenaikan tarif yang sudah tertulis pada Perda. Mengapa pada saat pembahasan suara kami tidak didengarkan, dan pada saat mengambil keputusan mengapa kami tidak dilibatkan? Pasar Rakyat Prembun mulai dari jam 07.00 WIB hingga 16.00 WIB sangat sepi pengunjung, sehingga kenaikan tarif retribusi sangat memberatkan kami selaku pedagang dengan pemasukan yang rendah”. ungkap Maskur Rokhani salah satu pedagang di Pasar Rakyat Prembun

Yuniarti Widayaningsih politisi FP Golkar yang akrab disapa Selly menjelaskan terkait dengan besaran kenaikan tarif retribusi yang sudah ada pada Perda hingga saat ini belum diundangkan karena masih melalui proses setelah tahap pengambilan keputusan.
“Tarif yang njenengan keberatan sudah masuk dalam perda, dan perda-nya saat ini sudah ditetapkan.”Kata Yuniarti

Ketua Komisi B Sudarmaji mengatakan akan menampung apa yang menjadi keluhan para pedagang. Ia pun membenarkan bahwa Perda yang memuat besaran tarif tersebut saat ini sudah dalam proses evaluasi gubernur dan kementerian Keuangan Republik Indonesia.

“Sulit, tapi bukan berarti tidak mungkin. Secepatnya kami akan adakan rapat internal komisi untuk membahas hal ini, mumpung perbup belum disusun,” Kata Sudarmaji.

Keberatan yang diajukan pedagang dan proses Perda yang sudah ditetapkan coba ditengahi anggota Komisi B Suhartono. Politis Fraksi PAN ini menyampaikan, pada salah satu pasar di Perda tentang Retribusi Pelayanan Pasar terdapat pasal tentang keberatan.
“Jika ada keberatan, pedagang bisa mengajukan keringanan. Nanti akan ada tim yang mengkaji. Jika anda dinilai oleh tim memang memenuhi syarat, ada potongan retribusi.” Terang Suhartono.

Audiensi berjalan tertib aman dan lancar dengan bantuan pengamanan dari Satpol PP dan Polres Kebumen. Acara ditutup Ketua Komisi B pada pukul 12:30 WIB.
 

DPRD KEBUMEN