Desa Dlingo Desa Smart City

(0) Comments

Terkait Raperda Tentang Penyelenggaraan Sistem Informasi dan Layanan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (e-government) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen Pansus III DPRD Kabupaten Kebumen yang diketuai oleh Ir Budi Hianto Susanto melakukan kunjungan kerja ke desa Dlingo kecamatan Dlingo kabupaten Bantul (13/3).

Sebagian besar masyarakat di Desa Dlingo Kecamatan Bantul merupakan masyarakat yang sudah sadar akan teknologi informasi dan komunikasi dengan aplikasi SID (Sistem Informasi Desa) yang selalu diupdate setiap harinya.

Dalam arti sempit SID dimaksudkan sebagai  sebuah aplikasi  yang membantu pemerintah desa dalam mendokumentasikan data-data milik desa guna memudahkan proses  pencariannya. Dalam arti yang lebih luas SID sebagai suatu rangkaian/sistem  baik mekanisme, prosedur  hingga pemanfaatannya yang bertujuan untuk mengelola sumber daya yang ada di Desa.

Informasi yang telah diolah, diproses dan disimpan dari SID dapat dijadikan acuan untuk perencanaan pembangunan, pengambilan kebijakan, maupun sebagai alat untuk mempromosikan desa ke dunia global melalui jaringan internet.

“SID dikembangkan dalam platform sistem perangkat lunak bebas dan terbuka, berarti dapat digunakan, disalin, dimodifikasi, didistribusikan, dipelajari, maupun ditingkatkan kinerjanya oleh siapun, dimanapun, sesuai dengan kebutuhan. SID di Desa Dlingo sudah diintegrasikan dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul yang nantinya pengurusan hubungan dengan masyarakat tidak perlu ke Ibukota Kabupaten Bantul”, jelas Bahrun Wardoyo Kepala Desa Dlingo.

Ir Budi Hianto Susanto menjelaskan “permasalahan di Kabupaten Kebumen terkait dalam mengelola sistem informasi adalah kurang giatnya untuk mengupdate sistem informasi, padahal ini sangat membantu dari berbagai sisi, setelah launching SID Desa itu bukan masalah tidak tahu dan tidak bisa, akan tetapi belum sadar adanya potensi Desa.”pungkasnya.

Pada tahun 2012 Desa Dlingo merupakan Desa terburuk di Kabupaten Bantul, kemudian Desa tersebut termotivasi dan mendorong untuk maju salah satunya dengan menggali potensi desa termasuk menjalankan visi. Kemudian pada tahun 2014 sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 Pemkab bertanggungjawab pada sistem informasi desa seperti Pemkab bertanggungjawab Fasilitisasi Desa Dlingo, kemudian Pamong di Desa Dlingo difasilitasi Kabupaten sejumlah 20 laptop, wifi dan menaranya. Kemudian masyarakat Desa mulai berubah memanfaatkan Balai desa sebagai sarana warga untuk berkomunikasi, sehingga Desa tidak hanya sebagai tempat untuk pelayanan.

“SID ini berisi berita, data, promosi, pelayanan, surat menyurat, pengantar SKCK, jadwal kegiatan Desa, dan sebagainya. SID tidak hanya diakses di komputer melainkan dapat di akses by phone. Menyimpan dan memperbaiki database penduduk berdasarkan 13 informasi dasar kependudukan secara aman dan akurat, Mempercepat  pelayanan publik dalam urusan administrasi kependudukan, Menjadi alat untuk mendorong kesadaran bersama  warga agar terlibat dalam  proses perencanaan, sehingga dapat memperbaiki kualitas RPJM Des dan turunannya” tutur Murni salah satu staf desa Dlingo.

Bagi Pemerintah Kabupaten SID ini bermanfaat bagi Kabupaten karena menimbulkan kemandirian Desa, sehingga Desa tidak selalu bergantung pada Pemerintah Kabupaten. Pemakaian SID di Desa Dlingo sangat bermanfaat salah satunya dapat menjadi rujukan Desa terbaik. Operator di Desa Dlingo dalam mengelola system informasi Desa terdiri oleh staf yang punya tambahan tugas mengentri hal-hal yang dapat diunggah di SID sesuai dengan bidang masing-masing, sehingga system informasi Desa Dlingo terlihat hidup dan selalu update.

Kepala Desa Dlingo dalam menjalankan visinya Desa Dlingo target tahun 2019 adalah menuju ke smart city salah satunya dengan GIS yang bekerjasama dengan NGO, kemudian langkah yang dilakukan Desa Dlingo adalah bekerjasama MOU dengan beberapa Universitas di Yogyakarta (UMY, UNY, UST)  Mahasiswa Kelompok KKN mempunyai pengaruh yang besar dalam memajukan Desa Dlingo yang berjumlah 34 kelompok KKN setiap tahunnya.

DPRD KEBUMEN