Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen berkunjung ke DPRD Kabupaten Tegal

(0) Comments

Kamis (1/3) Komisi A DPRD Kabupaten Kebumen study banding ke DPRD Kabupaten Tegal terkait Implementasi Rencana kerja Dewan dalam fungsi pengawasan dan penganggaran. Rombongan yang diketuai oleh Ketua Komisi A Supriyati, SE tersebut di terima di ruang rapat kantor DPRD Kabupaten Tegal. Rombongan diterima oleh Rustoyo Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Anggota DPRD Kabupaten Tegal dan Susiana Hartiningrum SH Kepala Bagian Persidangan serta beberapa staf Sekretariat lainnya.

Susiana Hartiningrum SH memaparkan secara geografis Kabupaten Tegal “luas wilayah 87,879 Hektar yang berupa sawah dan tanah kering, beribukota di Slawi, sebelah barat berbatasan dengan Kabupaten Brebes dan Kota Tegal, sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga, sebelah Utara berbatasan dengan Kota Tegal dan Laut Jawa, sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Brebes” jelasnya.

“Secara Geografis Luas Wilayah di Kabupaten Tegal dengan jumlah penduduk 1,5 juta Jiwa penduduk di Kabupaten Tegal secara garis besar masih nelayan tradisional bukan nelayan modern” tambah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rustoyo.

Berkaitan dengan Reses salah satu Anggota DPRD Kabupaten Tegal menjelaskan “yang dilakukan di DPRD Kabupaten Tegal seperti jumlah peserta Reses yang diundang berjumlah 450 orang, kemudian uang yang diterimakan anggota DPRD Kabupaten Tegal tidak ada yang diterima secara cash, penerimaan uang dilakukan dengan menggunakan rekening, sewa gedung, makan minum, foto dan akomodasi lainnya menggunakan rekening. Kemudian dalam pelaksanaan Reses dasarnya adalah laporan nota yang telah diakomodasikan” jelasnya.

Berkaitan harmonisasi antara DPRD dan BAP3DA agar ada pengawasan antara satu sama lain, jika ada pengawasan satu sama lain dapat menjadikan semangat kinerja antara dua lembaga yang berbeda untuk melakukan sebuah perubahan.

Untuk hasil Reses Susiana Hartiningrum SH menjelaskan “laporan hasil Reses berbentuk laporan yang menampung seluruh aspirasi dari masyarakat baik melalui Reses atau tidak. Fraksi melaporkan kepada anggotanya sehingga anggota harus tunduk pada fraksi kaintannya dengan Fungsi DPRD, kemudian langkah berikutnya nanti di Rapat Paripurnakan untuk dijadikan sebagai Langkah Rencana Kerja Dewan dan KUA PPAS akan ikut serta berjalan. DPRD sudah mempunyai Raperda dan dibatasi dengan pagu Anggaran PAD di Kabupaten Tegal sekitar 370 Milyar, kemudian di APBD penetapan murni sekitar 1.5 Milyar, untuk tunjangan Reses di DPRD Kabupaten Tegal Rp. 10.500.000 dengan penghitungan: Tunjangan Reses = 5 x Representasi Rp. 2.100.000 x  5 = Rp. 10.500.000,-. Untuk satu kali Reses tiga kali kegiatan yaitu Rp. 30.000.000,- masuknya ke Belanja sehingga total berjumlah 40 juta sekian. Belanja yang dimaksud komponennya yaitu sewa gedung, jamuan makan minum, snack, sewa sound system, dekorasi dokumentasi, untuk uang saku tidak ada” jelasnya.

“Reses dilaporkan untuk diforumkan di Paripurna Internal dan diserahkan ke BAP3DA melalui e-planning yang diinput oleh tenaga ahli fraksi masing-masing.” Jelas Rustoyo Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal.

DPRD KEBUMEN