Sistem Pengelolaan Pariwisata DPRD Kabupaten Pangandaran

(0) Comments

Pengelolaan wisata di kelola Dinas Pariwisata. Ada 5 PAD wisata di Kabupaten Pangandaran yaitu: Pantai Krupyak, Pantai Pangandaran, Pantai Batu Hiu, Pantai Grenggeng dan Pantai Batu Kalas. “Target tahun lalu hanya 3 M, target 10 M tercapai 6 M, tahun 2017 target 17 M tercapai 14 M dan untuk target 2018 25 M sampai dengan detik ini baru tercapai 6,6 M.” Jelas Adi Yayat dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran yang ikut menerima rombongan Komisi C DPRD Kebumen (17/5) di Ruang Bapemperda Kantor DPRD Pangandaran.

Rombongan yang diketuai oleh Ketua Komisi C DPRD Kebumen H Muhsinun S Ag itu diterima oleh Endang (Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Pangandaran), Ahmad Hidayat, Sri Rahayu, S.Sos, Adi Yayat (Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran), dan Untung (BPKAD Kabupaten Pangandaran).

Muhsinun S Ag menjelaskan maksud dan tujuan melaksanakan studi banding terkait sistem pengelolaan pariwisata di DPRD Kabupaten Pangandaran.

“Pengelolaan Pariwisata sebagian sudah menggunakan aplikasi bekerja sama dengan bank dan masih ada beberapa yang manual. Ada 4 dari 24 hotel yang sudah menggunakan taxing boks yang berbasis Internasional ini sangat memudahkan untuk memonitor.” tutur Endang (Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Pangandaran).

Dari 5 wisata yang dikelola pemerintah ada 120 destinasi baru yang dikelola oleh pemerintah desa dan yang diperorangan, organisasi. 120 yang belum dikelola/dibenahi semaksimal mungkin karena regulasi belum ada. Dari 93 desa 75 persen memiliki obyek wisata kebanyakan berupa pantai. Diharapakan untuk dikelola karena Dinas Pariwisata dengan DPRD Kab Pangandaran mengngonsep penataan obyek wisata yang baru termasuk wisata desa.

Untuk target ditentukan bersama DPRD dengan dinas dengan melihat potensi yang ada dan target selalu terpenuhi, kalaupun ada yang belum tercapai itu dikarenakan bencana alam.

“Potensi di Kabupaten Pangandaran sebagian besar pantai, tahun 2018 mencanangkan destinasi tidak hanya pantai tetapi ada seni, kuliner dan yang lain pada saat ini sudah terbentuk sanggar.” Jelas Adi Yayat (Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran) di sela-sela akhir acara.

DPRD KEBUMEN