Pendapatan Asli Daerah Mengalami Kenaikan

(0) Comments

Selama tahun anggaran 2017 realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kebumen mencapai Rp 443,6 Miliar. Capaian ini melampaui target yang dipasang pemerintah yang sebesar Rp 437,3 Miliar. Raperda Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD dituangkan Laporan Keuangan Pemerintah daerah Tahun Anggaran 2017 yang telah disusun dan disajikan dengan basis akrual. Laporan Realisasi Anggaran, disajikan realisasi pendapatan sebesar Rp.2.713.113.397.677,00 atau 99,04% dari target. Realisasi pendapatan daerah apabila dibandingkan dengan Tahun 2016 yang sebesar Rp.2.606.209.824.034,00  maka terjadi kenaikan sebesar 4,10%. Kontribusi masing-masing jenis pendapatan terbesar didomin

asi Pendapatan Transfer sebesar 83,46% dan Pendapatan Asli Daerah sebesar 16,35% sedangkan Lain-lain Pendapatan daerah yang Sah sebesar 0,19%. Target Pendapatan Asli Daerah Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp.437.343.224.000,00 terealisasi sebesar Rp.443.608.862.461,00 atau sebesar 101,43%. Hal tersebut disampaikan oleh Plt Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz dalam rapat paripurna DPRD Kebumen Kamis (21/6) dengan agenda Penyampaian Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017. Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kebumen H Cipto Waluyo S Kep Ns MM didampingi Wakil Ketua DPRD Kebumen Miftahul Ulum.

Target Pendapatan Asli Daerah Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp.437.343.224.000,00 terealisasi sebesar Rp.443.608.862.461,00 atau sebesar 101,43%. Pendapatan Transfer realisasinya sebesar Rp.2.264.290.535.216,00 dari target sebesar Rp.2.264.290.535.216,00 atau 98,43%.

Sedangkan Penerimaan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah terealisasi sebesar Rp.5.214.000.000,00 merupakan pendapatan hibah yang diterima Pemerintah Kabupaten Kebumen dari Pemerintah Pusat, dengan rincian sebesar Rp2.499.000.000,00 merupakan hibah air minum PDAM, hibah sanitasi sebesar Rp1.155.000.000,00 dan hibah air minum perdesaan sebesar Rp.1.560.000.000,00.

Dengan demikian untuk Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2017 adalah sebesar Rp.224.135.495.480,60. Dari SILPA tersebut sebesar Rp. 18.389.692.859,00 merupakan SILPA BLUD RSUD Dr.Soedirman, sebesar Rp8.258.890.002,98 merupakan SILPA BLUD Puskesmas dan sebesar Rp.1.804.794.899,00 merupakan sisa dana Bantuan Operasional Sekolah pada SMPN dan SDN di wilayah kabupaten Kebumen per 31 Desember 2017.

Dari Neraca Daerah sebagai laporan yang menggambarkan posisi kekayaan daerah disajikan posisi aktiva terdiri dari Aset lancar sebesar Rp304.056.718.154,88, Investasi jangka panjang sebesar Rp113.533.920.633,54, Aset Tetap sebesar Rp3.794.078.229.589,10 dan Aset lainnya sebesar Rp198.233.686.880,50. Sedangkan pada posisi pasiva disajikan saldo kewajiban sebesar Rp15.408.491.439,00 dan saldo Ekuitas per 31 Desember 2017 sebesar Rp4.394.494.063.819,02. Bila dibandingkan dengan posisi ekuitas tahun sebelumnya, mengalami kenaikan sebesar 7,73%. Dari penyampaian Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2017 tersebut akan dilanjutkan dengan penyampaian pendapat fraksi pada rapat paripurna Jum’at (22/6).

DPRD KEBUMEN