Peningkatan PAD Kebumen Tahun 2017 Diapresiasi Fraksi

(0) Comments

Fraksi Partai Gerindra DPRD Kebumen mengapresiasi atas predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemkab Kebumen tahun 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dimana dasar dari pemberian penilaian Opini WTP tersebut adalah adanya Sistem Pengendalian Intern serta Kepatuhan Terhadap Peraturan Perundang-Undangan.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi Partai Gerindra, Sudarmaji, saat Rapat Paripurna DPRD Kebumen dengan agenda Pandangan Umum fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Kebumen Tahun 2017, Jumat (22/6/2018) sore.

Fraksi Partai Gerindra juga minta kepada Plt Bupati agar memahami dan mematuhi tentang pentingnya nilai serta rambu-rambu kemitraan sejajar dengan DPRD. Eksekutif dan Legislatif adalah penyelenggara Pemerintahan di Daerah.

Sementara itu Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Kebumen mendorong Pemkab Kebumen untuk menambah anggaran alokasi dana desa (ADD). Penambahan anggaran tersebut diharapkan dapat dimasukkan dalam APBD Perubahan tahun 2018 yang difokuskan untuk menambah penghasilan perangkat desa.

Menurut juru bicara Fraksi PDI Perjuangan, penambahan alokasi tersebut dimaksudkan karena pada tahun 2018 penghasilan perangkat desa menurun. Penurunan penghasilan perangkat desa tidak terlepas dari adanya promosi jabatan dan penambahan jumlah perangkat desa. Di samping itu, penghasilan perangkat desa sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat selama ini masih di bawah upah minimum kabupaten (UMK). 

“Fraksi PDIP meminta kepada eksekutif untuk menambah anggaran ADD di APBD Perubahan untuk penghasilan perangkat desa,” ungkapnya.

Sidang paripurna DPRD Kabupaten Kebumen Jumat sore dipimpin langsung Ketua DPRD Cipto Waluyo didampingi Wakil Ketua Miftakhul Ulum. Hadir mewakili Plt Bupati Kebumen, Pj Sekda Mahmud Fauzi. Hadir pula pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kebumen serta para camat.

Penyampaian pendapat umum fraksi diawali dari fraksi partai Gerindra dengan juru bicara Sudarmaji. Dilanjutkan oleh Fraksi Partai Golkar dengan juru bicara Yuniarti Selly Widayaningsih. Selanjutnya Fraksi Partai Nasdem dengan juru bicara Qoriah Dwi Puspa. Selanjutnya, Fraksi Partai Demokrat dengan juru bicara Eny Handayani dan Fraksi PKB dengan juru bicara Nur Hariyadi. Fraksi PAN disampaikan juru bicara Supriyati, Fraksi Keadilan Nurani dengan juru bicara Nur Hidayati. Fraksi terakhir yang menyampaikan pemandangan umumnya yakni Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan melalui juru bicara Probo Indartono.

Dalam pandangan umumnya ke-delapan fraksi menyoroti masih rendahnya serapan anggaran pada tahun 2017. Kendati demikian, fraksi-fraksi juga mengapresiasi keberhasilan terlampauinya target pendapatan asli daerah hingga 101,4 persen.

Selanjutnya, Pemandangan Umum Fraksi ini akan mendapatkan tanggapan, jawaban, dan/atau tambahan keterangan Bupati yang akan disampaikan melalui rapat paripurna DPRD pada Senin 25 Juni 2018.

DPRD KEBUMEN