Jaga Lingkungan, Pemkab Kebumen akan Segera Luncurkan Perda Pengolahan Air Limbah Domestik

(0) Comments

Pansus I DPRD Kebumen pansus pembahas raperda tentang Pencabutan atas Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 4 Tahun 2006 tentang Izin Gangguan, Raperda tentang Pencabutan atas Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Izin Gangguan dan Raperda tentang Pengolahan Air Limbah Domestik menggelar rapat dengar pendapat umum (public hearing) Selasa (7/8/2018) di ruang rapat paripurna DPRD Kebumen.

Rapat dibuka oleh Sekretaris Pansus I Musito. Hadir anggota pansus I Halimah Nurhayati, Chumndari dan Suhartono. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah agar peserta dapat memberikan masukan demi penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah tersebut. Dalam pembukaanya Musito memberi kesempatan kepada peserta public hearing untuk memberikan masukan terkait raperda yang dimaksud. Halimah Nurhayati menyampaikan ada 2 raperda yang dicabut yakni raperda Nomor 4 Tahun 2006 tentang Izin Gangguan dan raperda Nomor 11 Tahun 2011 tentang Retribusi Izin Gangguan. “Pada prinsipnya pencabutan ini tidak ada masalah dan perubahan Perbup Kabupaten Kebumen sudah diakomodir” jelas Suhartono wakil ketua Pansus I DPRD Kebumen.

Terkait raperda tentang pengolahan air limbah domestik yang cukup bermasalah baik tinja maupun non tinja akan segera diatasi. Dari Dinas Permukiman Lingkungan Hidup menyampaikan Kabupaten Kebumen berada diurutan nomor 2 se-Jawa Tengah terkait penyakit diare. “Untuk penanganan tinja masih sangat terbatas” jelas Kepala Dinas Permukiman Lingkungan Hidup.

“Limbah tinja dan non tinja harus segera di tangani, limbah tinja di sungai memberikan dampak di lingkungan dan pencemaran karena jika lingkungan tercemar akan menimbulkan penyakit diare dan akan berdampak kepada perekonomian” tegas salah satu dari Tim ahli Provinsi Jawa Tengah yang hadir dalam acara Public Hearing.
“Tujuan dan ruang lingkup raperda pengolahan air limbah domestik yaitu meningkatkan pelayanan dan pengelolaan air limbah domestik yang berkualitas, mengendalikan pembuangan air limbah domestik, melindungi kualitas air tanah dan air permukaan, meningkatkan pelestarian lingkungan hidup dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat” jelas Kepala Dinas Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kebumen.

Dalam sesi tanya jawab salah satu peserta Public Hearing bertanya “Bagaimana untuk mengatasi bau sampah yang ada di sekitar SMPN I Kebumen?.

“Kedepan Perda ini tidak hanya jadi dokumen tapi diimplementasikan serta mengadakan sosialisasi kepada masyarakat terkait bau sampah kita harus melakukan gerakan masyarakat peduli sampah” jawab Kepala Dinas Permukinan Lingkungan Hidup Kabupaten Kebumen.

Diakhir acara Pansus I DPRD Kebumen berharap Raperda Pengolahan Air Limbah Domestik dapat bermanfaat untuk semua masyarakat Kebumen dan Kabupaten Kebumen lebih bersih jika peraturan tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik tersebut dapat terselenggara dengan baik.

DPRD KEBUMEN