Raperda Perubahan APBD Kebumen Disampaikan ke DPRD

(0) Comments

Raperda tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2018, Senin (24/9) disampaikan Plt Bupati kepada DPRD. Penyampaian dilaksanakan melalui Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD H Cipto Waluyo SKepNs MM didampingi para wakil ketua Bagus Setiyawan dan Miftahul Ulum. Hadir secara pribadi Plt Bupati KH Yazid Mahfudz yang pada kesempata yang sama membacakan Nota Keuangan pengantar penyampaian Raperda tentang APBD Perubahan Kabupaten Kebumen tahun anggaran 2018.

Rapat Paripurna sendiri mengusung 2 (dua) agenda, yakni penyampaian Raperda tentang Perubahan APBD kabupaten Kebumen tahun anggaran 2018 dan penyampaian Raperda tentang (1) Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang, (2) Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Kebumen Tahun 2018-2038, dan (3) Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal. Penyampaian ketiga Raperda ini, sesuai Program Pembentukan Perda yang telah disahkan, akan dibahas di masa sidang III tahun 2018 DPRD Kabupaten Kebumen.

Raperda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang, seperti disampaikan Plt Bupati, disusun sebagai dasar hukum untuk melaksanakan pemungutan retribusi atas pelayanan tera/tera ulang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah. Adapun Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Kebumen Tahun 2018-2038, disusun antara lain sebagai pedoman pembangunan industri bagi Perangkat Daerah dan pelaku industri, pengusaha dan/atau institusi terkait serta pedoman bagi peran serta masyarakat dalam pembangunan Industri Unggulan Kabupaten Kebumen.

“Pada akhirnya, pembangunan Industri Unggulan dapat mendorong kemajuan sektor Industri di Kabupaten Kebumen dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.” kata KH Yazid mahfudz.

Raperda ketiga yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Kebumen adalah Raperda tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal. Plt Bupati menyampaikan, sedikitnya ada 6 tujuan yang ingin dicapai Pemkab dengan disusunnya Raperda ini. Selain untuk meningkatkan penanaman modal Daerah, pertumbuhan ekonomi Daerah, dan menciptakan lapangan kerja, hadirnya Raperda ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan daya saing daerah serta mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Untuk mendorong peran serta masyarakat dan sektor swasta dalam pembangunan Daerah, penyelenggara Pemerintahan Daerah dapat memberikan insentif dan/atau kemudahan kepada masyarakat dan/atau investor yang diatur dalam Perda.” Jelas Plt Bupati.

DPRD KEBUMEN