Perlu Renovasi dan Pembugaran Museum serta Penyajian Menarik

(0) Comments

Komisi B DPRD Kebumen melakukan study referensi ke Museum Satria Mandala Jakarta pada hari Kamis tanggal 27 Juni 2019, diterima oleh Mayor Laut (KH) Ardiansyah selaku Kasubsi Instal BIM Info Museum Satria Mandala, Museum Satria Mandala terletak di Jalan Gatot Subroto 14 Jakarta Selatan dibawah kepemimpinan langsung Panglima Besar TNI.

Museum Satria Mandala adalah salah satu Museum Milik Tentara Nasional Indonesia, dalam rangka pembinaan mental dan pewarisan nilai-nilai juang 1945 dan nilai-nilai luhur TNI 1945, Pimpinan TNI merasa perlu dibangun suatu museum Angkatan dan Polri yang sudah ada. Untuk itu Kepala Pusat Sejarah TNI Pertama Brigjend TNI Nugroho Notosusanto ditugaskan mempersiapkan rencana dan pelaksanaan pembangunannya. Pembangunan Museum TNI dimulai pada tanggal 15 November 1971 di bekas rumah Nyonya Dewi Soekarno di atas tanah seluas 56.670 m2, dilakukan dengan cara merenovasi dan memugar bekas rumah tersebut menjadi suatu museum TNI.

Pelaksanaan pembangunan tahap pertama diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 5 Oktober 1972, yang sekaligus memberinya nama Museum Satria Mandala. Kata Satria Mandala berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti lingkungan keramat para kesatria. Museum Satria Mandala secara khusus menyajikan sejarah perjuangan TNI dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia. Penyajian dalam bentuk diorama, yakni penyajian tiga dimensi. Disamping 74 diorama, dipamerkan pula benda-benda bersejarah sebagai pendukungnya seperti senjata, atribut, serta berbagai panji dan lambang dilingkungan TNI. Benda-benda ditempatkan diruang spesifik. Sedangkan perlengkapan TNI lainnya terdiri dari kendaraan tempur, pesawat terbang dan meriam ditempatkan di halaman museum yang merupakan pameran taman (garden display).

Harga tiket masuk Museum Satria Mandala hanya Rp. 2.500,- / orang, Museum ini memang dibangun untuk sarana pendidikan dan edukasi bagi para wisatawan dan pelajar untuk lebih mengenal dan memahami sejarah Indonesia, dengan berkembangnya jaman diera digital ini Pusjarah TNI mencanangkan gerakan yang diberi nama ‘Genta Bangsa Indonesia’, hal ini merupakan upaya Pusjarah TNI menggelorakan nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa kepada generasi muda milenial, tujuannya supaya mereka tetap berpijak kepada nilai-nilai luhur perjuangan bangsa dan tidak digerus oleh akibat negatif arus Globalisasi.

DPRD KEBUMEN