20170515 paripurna pendapat fraksi inisiatif

Gerindra: Semoga Apresiasi Bupati Bukan Bahasa Kiasan

Jul 15 2017
(0) Comments
  • Facebook
  • Twitter

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Kebumen disambut baik oleh Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad. Pada Paripurna dengan agenda Penyampaian Pendapat Bupati atas 3 Raperda Inisiatif DPRD Jumat (12/5) lalu, Bupati menyatakan apresiasi positifnya dan berharap ketiganya segera dibahas menjadi Peraturan Daerah. Mencermati dan apa yang disampaikan oleh Bupati dalam Pendapatnya terhadap 3 (tiga) Raperda tersebut Fraksi Partai Gerindra berharap kalimat atau bahasa apresiasi tersebut bukan hanya sekedar bahasa kiasan seorang Bupati. Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi Partai Gerindra Wijil Tri Atmojo pada Rapat Paripurna DPRD Senin (15/5) pagi.

Menurut Fraksi Partai Gerindra, dalam menelaah dan mengkaji 3 (tiga) Raperda yang diajukan pendapat Bupati sangat normatif regulatif. Sehingga, seperti disampaikan Wijil, aspek etika politis yang menjadi salah satu tahapan pembahasan Peraturan Daerah terkesan diabaikan.

“Fraksi Gerindra meminta kepada Bupati dan Eksekutif agar konsisten dan menghargai setiap tahapan pembahasan Raperda. Kedepankan unsur objektifitas yang positif dengan tetap menjaga etika politik demi kondusifitas dan keberlangsungan Pemerintahan Kebumen.” pinta Wijil.

Pada Paripurna DPRD Senin (15/58) digelar dengan agenda Penyampaian Jawaban dan/atau Tanggapan Fraksi terhadap Pendapat Bupati atas 3 Raperda Inisiatif DPRD. Rapat dipimpin  Ketua DPRD H Cipto Waluyo SKepNs didampingi para Wakil Ketua H Agung Prabowo dan Bagus Setiyawan. Hadir mewakili Bupati Wakil Bupati KH Yazid Mahfudz.

 

Jalannya Sidang

Penyampaian Jawaban dan/atau Tanggapan Fraksi diawali dari penyampaian Fraksi Partai Golkar yang disampaikan oleh juru bicara Restu Gunawan. Dalam Tanggapannya Fraksi Partai Golkar menyampaikan tertimakasih atas apresiasi positif dari Bupati.

“Fraksi Partai Golkar mengucapkan terima kasih atas dukungan dan saran Bupati. Akan kami laksanakan dan patuhi penyusunan Raperda ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.” kata Restu.

Penyampaian selanjutnya oleh Fraksi Partai Demokrat melalui juru bicara Agus Hamim SPdI, dilanjutkan Fraksi PDI Perjuangan dengan juru bicara Fitria Handini SH. Wijil Tri Atmojo selaku juru bicara Fraksi Partai Gerinda mendapat kesempatan berikutnya disusul Fraksi Partai Nasdem dengan juru bicara Budi Puspitawati.

Dalam tanggapannya Fraksi Partai Nasdem berharap dengan adanya Perda tentang Peningkatan Pemberian ASI Eksklusif dapat memberikan rasa nyaman bagi ibu menyusui, termasuk mengoptimalkan 14 ruang laktasi yang saat ini sudah dimiliki Pemkab Kebumen.

Pembacaan Tanggapan selanjutnya oleh Fraksi Keadilan Nurani melalui juru bicara Herni Ning Susanti. Dilanjutkan Fraki PAN dengan juru bicara Hj Supriyati SE dan Fraksi PKB dengan juru bicara H Nur Hariyadi SE.

Seluruh Fraksi menyambut baik atas tanggapan positif Bupati. Terhadap Raperda tentang Analisa Dampak Lalu Lintas, Fraksi PAN berpesan didalam pembahasan Raperda ini baik eksekutif maaupun legislatif harus cermat dan berhati-hati.

“Mengingat bahwa akses jalan yang ada di Kabupaten Kebumen meliputi jalan pemerintah pusat, propinsi, kabupaten dan jalan desa sehingga perlu diperhatikan mana yang menjadi wewenang pemerintah pusat, propinsi maupun daerah.”kata Juru bicara F-PAN Supriyati.

“Untuk selanjutnya kami serahkan kepada pimpinan DPRD untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) pembahas Raperda tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.” pungkas Fitria Handini juru bicara Fraksi PDI Perjuangan.

Related Posts
DPRD KEBUMEN