Butuh Rp 4 Miliar untuk Bangun Shelter Jiwa

Oct 10 2017
(0) Comments

Kerja cepat dilakukan Bupati dan jajarannya dalam rangka percepatan penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Setelah mengunjungi Padepokan Mbah Marsiyo di Mirit Kamis(5/10) lalu, Senin (9/10) petang Bupati menggelar rapat bersama DPRD dan Dinas terkait di ruang rapat pimpinan DPRD Kabupaten Kebumen

Rapat tersebut, menurut Bupati, dilakukan untuk menyamakan persepsi antara eksekutif dengan legislatif tentang terobosan percepatan penanganan ODGJ. Sementara Kepala Dinkes Hj Y Rini Kristanti MKes dalam paparannya mengungkapkan, butuh sedikitnya Rp 4 Miliar untuk mewujudkan rencana pembangunan shelter jiwa tersebut.

“…itu mencakup pembangunan sarana prasarana serta SDM yang diperlukan dalam pengembangan shelter jiwa, meliputi Dokter Umum, Psikiater, Psikolog, Perawat dan Petugas lain,” kata Rini.

Data di Dinas Kesehatan, sampai dengan Oktober 2017 terdapat sedikitnya 2.842 kasus ODGJ di Kabupaten kebumen. Dari jumlah itu, sebanyak 1.748 kasus berhasil ditangani DInas Kesehatan atau sebesar 61,5 persen. Kecamatan Sruweng menjadi wilayah dengan kasus ODGJ terbanyak dengan kasus 272 kasus, disusul Kecamatan Adimulyo dengan 265 kasus.

“Sruweng dan Adimulyo tercatat memiliki angka tertinggi karena dua kecamatan ini paling rajin melaporkam,” kata Rini lagi.

Ketua DPRD H Cipto Waluyo SKepNs yang memimpin rapat mengungkapkan dukungannya atas rencana Bupati membangun shelter jiwa. Sementara Wakil Ketua DPRD Miftahul Ulum berpesan agar Dinas terkait tetap mempedomani regulasi agar niat mulia ini tidak bertentangan dengan aturan.

“Rencana (pembangunan shelter jiwa) ini tidak mungkin sudah masuk dalam RKPD yang ditetapkan, silahkan eksekutif melangkah dengan tetap pada garis regulasi,” pesan Miftah.

Diakhir rapat Bupati berpesan agar Dinas terkait bekerja maksimal dan efisien. “Minggu ini tolong Dinas terkait untuk rapat secara marathon sehingga minggu depan kita bisa laporkan hasilnya ke DPRD. Saya minta ada keputusan konkrit yang bisa dilaksanakan dengan cepat,” pinta Bupati.

DPRD KEBUMEN