Audiensi Himpunan Pedagang Pasar Tumenggungan Kebumen

Nov 04 2017
(0) Comments

Jum’at pagi (3/11/2017), Himpunan Pedagang Pasar Tumenggungan Kebumen melakukan dialog dengan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad di halaman sebelah selatan pasar. Siangnya setelah selesai acara dengan Bupati, HPPTK melakukan audiensi ke Gedung DPRD Kabupaten Kebumen yang dilaksanakan di Ruang Pimpinan DPRD. Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketuanya HPPTK Amin Masykur dan diterima dengan baik oleh Pansus II DPRD Kabupaten Kebumen yang membahas Raperda tentang Retribusi Pelayanan Pasar.
Aksin sebagai Ketua Pansus II memberikan kesempatan kepada para pedagang pasar untuk menyampaikan aspirasinya. Salah satunya yaitu rencana kenaikan tarif pelayanan pasar yang mencapai 1.000 persen pada Raperda yang baru. Selain itu, HPPTK yang dipimpin Ketuanya Amin Masykur juga menyampaikan keluhan kesahnya terkait adanya rencana pembangunan trio plaza mall yang tentu semakin mematikan ekonomi pedagang pasar.
“Semakin sepinya pengunjung akan mempengaruhi pendapatan para pedagang, apalagi ditambah dengan naiknya retribusi tidak diimbangi dengan omzet yang meningkat,” ungkap salah satu pedagang Pasar Tumenggungan.
Kenaikan retribusi pasar yang direncanakan Pemkab Kebumen kurang tepat karena para pedagang mengeluhkan omzet mereka yang dirasa masih kurang. Harapan para pedagang jika retribusi dinaikan harus ada kajian dulu, masalahnya apa dan bagaimana solusinya.
“Kami akan melakukan rapat dengar pendapat atau publik hearing, mengunjungi lapangan untuk inventarisir fakta lapangan, melihat kondisi pelayanan pasar, dan bersikap objektif, faktual dan partisipatif dalam urusan pedagang di Kebumen,” kata Aksin.
Pansus II akan merekomendasikan kepada Bupati untuk membuat surat edaran kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kebumen agar berbelanja di pasar tradisional dalam rangka meningkatkan omzet pedagang. Adanya imbauan tersebut secara tidak langsung pasar tradisional di Kebumen menjadi lebih ramai dan omzet pedagang naik.

Adib Mutaqin, anggota Pansus II juga menyampaikan kepada para pedagang peserta audiensi ini agar meng-inventarisir permasalahan yang ada di pasar, agar nantinya di audiensi yang akan datang bisa dibahas bersama untuk menyelesaikan masalahnya.
“ Audiensi yang akan datang, saya mohon untuk inventarisir kenapa setelah pasar dibangun menjadi sepi, kendalanya kenapa?,” ungkapnya.

DPRD KEBUMEN