Kebumen Memiliki Aplikasi e-Government Terbanyak se-Jateng

Jan 30 2018
(0) Comments

Senin (29/1), telah diselenggarakan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kebumen bertempat di ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD lantai 2 Jln. Pahlawan No. 175 Kebumen. Agenda Rapat Paripurna adalah penyampaian Jawaban dan/atau Tanggapan Bupati terhadap Pemandangan Umum Fraksi terhadap 3 (tiga) Rancangan Peraturan daerah (Raperda) yaitu: (1) Raperda tentang Hari Jadi Kabupaten Kebumen; (2) Raperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 32 Tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, dan (3) Raperda tentang Penyelenggaraan Sistem Informasi dan Layanan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (E-Government) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen.

Rapat Paripurna dibuka pada pukul 10:57 WIB oleh Wakil Ketua DPRD H Agung Prabowo didampingi Wakil Ketua DPRD Bagus Setiyawan. Hadir mewakili bupati, Wakil Bupati KH Yazid Mahfudz. Anggota DPRD yang hadir dan menandatangani daftar hadir sebanyak 37 anggota. Hadir Plt Sekda, para Asisten Sekda, para Kepala OPD, dan para Camat se-Kabupaten Kebumen.

Pada tanggapannya, bupati Kebumen melalui wakil bupati terkait hari jadi Kebumen menjelaskan bahwa dalam menentukan hari jadi Kabupaten Kebumen sudah memiliki data empiris yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan. Untuk memahami kondisi naskah terkait kesejarahan  Kebumen yang memiliki lebih dari satu naskah dengan segala permasalahannya, diperlukan suntingan teks sehingga dapat membantu dalam memahami isi teks.

“Dalam hal ini, telah dilakukan penelitian dengan menggunakan teori filologi modern dengan menggunakan metode landasan (legger),” terangnya.

Penerapan metode landasan (legger) dilakukan dengan meneliti naskah yang berkaitan dengan kesejarahan  Kebumen, dengan cara membandingkan judul naskah, asal usul naskah, penulis teks, dan isi teks. Dengan penelitian tersebut dapat ditentukan satu naskah yang memiliki kualitas paling unggul. Naskah yang paling berkualitas tersebut dijadikan sebagai bahan utama menelusur kesejarahan untuk melacak hari jadi Kebumen. Langkah selanjutnya, hasil suntingan tersebut  diterjemahkan.

Terkait dengan Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah, ada beberapa aset yang menjadi objek retribusi dalam Raperda ini antara lain, Gedung, Tanah, Bangunan/Gedung, Alat Berat, Alun-alun, Alat Ukur, Kendaraan Bermotor, dan Kekayaan Daerah Lainnya. Kemudian besaran tarif sudah dibahas bersama dengan perangkat daerah terkait, yaitu perangkat daerah yang mengelola aset daerah sebagai objek retribusi pemakaian kekayaan daerah. Dasar penentuan besaran tarif retribusi dan target yang akan dicapai sudah memperkirakan kemampuan pembayaran dan daya beli masyarakat.

Yang terakhir yaitu terkait dengan Penyelenggaraan Sistem Informasi dan Layanan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (e-Government), Kabupaten Kebumen sudah siap dari segi infrastruktur jaringan, seluruh Badan dan Dinas, 2 Kantor Kecamatan, 3 Kantor Kelurahan, 2 Kantor Kepala Desa dan 3 Puskesmas telah terkoneksi dengan media Fiber Optik. Kemudian 24 Kantor Kecamatan masih menggunakan teknologi wireless dan secara bertahap akan diganti dengan teknologi fiber optik.


“ Untuk perangkat keras berupa server, telah memiliki dengan kapasitas yang memadai dilengkapi dengan sistem keamanan yang cukup baik”, jelasnya.

Sementara untuk aplikasi, Kabupaten Kebumen merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki aplikasi e-Government terbanyak, namun memang selama ini aplikasi tersebut masih berdiri sendiri-sendiri. Pengembangan e-Government di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen didasarkan pada rencana induk/Master Plan ICT dan kedepan konsepnya diarahkan ke pengembangan smart city.

Rapat Paripurna berjalan aman tertib dan lancar hingga ditutup pada pukul 11:33 WIB.

DPRD KEBUMEN