Fraksi Partai Golkar: Hati-Hati Menata Alun-Alun

Jan 01 1970
(0) Comments

Fraksi Partai Golkar mengingatkan agar penataan pedagang kaki lima di seputaran alun-alun Kebumen dilakukan dengan hati-hati dan berdasarkan kajian yang cermat. Hal tersebut disampaikan juru bicara Fraksi Partai Golkar Restu Gunawan saat menyampaikan Pendapat dan Kata Akhir Fraksi terhadap Raperda tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima, Senin (19/2) pagi. Dalam penyampaian yang dilakukan melalui Rapat Paripurna tersebut Restu juga mengingatkan bahwa Alun-alun Kebumen adalah salah satu dari ruang terbuka publik yang juga berfungsi sebagai identitas maupun ikon dari kota Kebumen.

“Apabila penataan dilakukan tidak cermat maka akan merampas fungsi alun-alun sebagai ruang terbuka publik,” Restu mengingatkan.

Menurut Permendagri No 1 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Terbuka Hijau Kawasan Perkotaan, ruang terbuka didefinisikan sebagai ruang-ruang dalam kota atau wilayah yang lebih luas baik dalam bentuk area/kawasan maupun dalam bentuk area memanjang/jalur dimana dalam penggunaannya lebih bersifat terbuka yang pada dasarnya tanpa bangunan.

Fraksi Partai Gerindra melalui juru bicara Ma’rifun juga mengingatkan agar jangan sampai kalimat atau bahasa Penataan berubah makna atau disalah artikan.

“Dalam Penataan pedagang Kaki Lima, jangan sampai kalimat atau bahasa Penataan berubah makna atau diartikan menjadi Penggusuran bagi para PKL yang menempati tempat atau wilayah yang bukan area berdagang bagi Pedagang Kaki Lima,” kata Ma’rifun

Jalannya Sidang
Rapat paripurna Senin (19/2) dipimpin Ketua DPRD H Cipto Waluyo SKepNs didampingi para Wakil Ketua Bagus Setiyawan dan Miftahul Ulum. Hadir mewakili Bupati, Wakil Bupati KH Yazid Mahfudz.

Seluruh Fraksi di DPRD Kabupaten Kebumen menyatakan dapat menyetujui Raperda tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima untuk ditetapkan menjadi Perda. Masing-masing Fraksi menyampaikan Pendapat dan Kata Akhir melalui juru bicara masing-masing. Secara berturut-turut, Fraksi Partai Gerindra dengan juru bicara Ma’rifun, Fraksi Partai Golkar dengan juru bicara Restu Gunawan, Fraksi PDI Perjuangan dengan juru bicara Danang Adi Nugroho SE. Dilanjutkan Fraksi Partai Demokrat dengan juru bicara H Rifai Yuniantoro, Fraksi PAN dengan juru bicara H Fajar Fihelmina SE, Fraksi Partai Nasdem dengan juru bicara Qoriah Dwi Puspa SS. Fraksi Keadilan Nurani menyampaikan melalui juru bicara Nur Hidayati SE, dan Fraksi PKB melalui juru bicara Jenu Arifiadi.

DPRD KEBUMEN