Petisi PERPAG Tentang KBAK

Petisi PERPAG Tentang KBAK Mendapat Dukungan DPRD

Jan 01 1970
(0) Comments
  • Facebook
  • Twitter

Petisi PERPAG Tentang KBAK

Petisi berisi tuntutan agar kawasan bentang alam karst di wilayah gombong selatan dikembalikan sesuai ketentuan dalam Perda Kabupaten kebumen nomor 20 tahun 2011 mendapat dukungan resmi dari DPRD kabupaten Kebumen. Petisi ini diajukan oleh Persatuan Rakyat Penyelamat Karst Gombong (Perpag) melalui unjuk rasa yang digelar di depan gedung DPRD kabupaten Kebumen, Selasa (3/5) pagi. 20 orang perwakilan pengunjuk rasa diterima pimpinan dan anggota Komisi A di ruang audiensi. Dalam dialog dengan Komisi A, koordinator aksi Samtilar menyatakan meminta dukungan DPRD untuk mencabut surat usulan Bupati Kebumen Nomor 545/057 R tanggal 10 Desember 2013 yang telah menghilangkan kawasan karst lindung seluas 8,05 km persegi. Serta mengembalikan Kawasan Karst Gombong Selatan sesuai Perda Nomor 20 tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Pasal 26 ayat (3) yang sampai sat ini masih berlaku.

Ketua Komisi A Supriyati menyatakan mendukung penuh tuntutan Perpag. Komisi A, lanjut Supriyati, telah membuktikan dukungan dengan selalu welcome menerima audiensi dan berdialog dengan Perpag selama ini. Untuk diketahui, aksi ini merupakan aksi yang kesekian kali dan selama ini selalu disambut baik oleh DPRD melalui Komisi A. Setahun yang lalu, 2 Mei 2016 Perpag pernah melakukan unjuk rasa dengan tuntutan penolakan pabrik semen. Aksi berlanjut pada 22 Juni 2016 dengan tuntutan agar Bupati tidak memberikan surat izin pendirian PT Semen Gombong, dan pada 23 Februari 2017 perwakilan Perpag menemui Sekretaris DPRD. Bulan Maret 2017 Perpag melakukan sebanyak 3 aksi yakni audiensi pada tanggal 3, 10, dan 13.

Sekretaris Komisi A Aksin yang ikut menemui perwakilan masa mengamini pernyataan Supriyati. Pihaknya menyatakan siap mendukung cita-cita Perpag, termasuk untuk mengembalikan KBAK.

“Karena tuntutan panjenengan adalah mencabut surat Bupati, yang bisa kami lakukan adalah mendukung. Kalau ada surat dukungan yang harus kami tandatangani saya pasti bersedia. Kalau yang menjadi tuntutan adalah pencabutan keputusan DPRD kami bisa langsung kordinasikan dengan pimpinan kami.” tegas Aksin.

Bentuk dukungan yang dimaksud Perpag adalah petisi dua halaman berisi 2 tuntutan. Dokumen dimaksud ditandatangani Ketua Komisi A Supriyati, Wakil Ketua Restu Gunawan, Sekretaris Aksin, dan anggota Danang Adi Nugroho. Usai dialog dengan perwakilan pengunjuk rasa, Pimpinan DPRD Miftahul Ulum dan Ketua Komisi A menemui masa yang berorasi di depan gedung DPRD.

Sebelumnya, sekitar pukul 10:00 sedikitnya 600 orang masa gabungan Perpag Gombong dan Migran care mendatangi gedung DPRD Kabupaten kebumen. Mereka datang dengan 10 unit truck dan 9 minibus. Dalam orasinya, mereka meminta Pemerintah Kabupaten Kebumen menghentikan upaya tipu-tipu terhadap rakyat yang memperjuangkan hak-nya untuk hidup layak dari kelestarian Pegunungan Karst Gombong Selatan.

“Kami disini untuk menuntut hak masyarakat di kawasan karst dengan kembali mempertanyakan sikap keberpihakan Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen yang seharusnya mengayomi dan melindungi warga dari bencana alam dan bencana kekeringanyang kerap menimpa masyarakat Kebumen.”

Usai ditemui Pimpinan DPRD dan Komisi A, sekitar pukul 13:00 WIB masa kemudian melanjutkan aksinya di depan gerbang komplek Setda Kebumen. Aksi berjalan damai dengan pengawalan aparat gabungan Polres Kebumen dan Satpol PP.

Related Posts
DPRD KEBUMEN