Get Adobe Flash player

Raperda Perubahan APBD 2014 Dikritisi Fraksi

RAPAT PARIPURNA DPRD Kabupaten Kebumen Kamis (17/7) dengan agenda Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2014.   Rapat dipimpin Ketua DPRD Ir Budi Hianto Susanto, dihadiri Bupati Wakil Kebumen Djuwarni AMdPd, Anggota DPRD, pimpinan Badan/Dinas/Kantor di lingkungan Pemkab Kebumen, serta para camat.   Jalannya sidang dapat pula anda simak melalui siaran Radio IN 90.5 FM Kebumen.

Wajah Baru Dominasi DPRD Kebumen

Wajah baru mendominasi kursi di DPRD Kebumen periode 2014-2019. KPU Kebumen Senin (12/05) menetapkan nama-nama calon anggota legislatif (caleg) terpilih untuk duduk di DPRD Kebumen periode 2014-2019. Penetapan dilaksanakan melalui rapat pleno terbuka yang dipimpin Ketua KPU Kebumen Paulus Widiyantoro. Dari kalkulasi perolehan suara Pemilu Legislatif (Pileg) hanya sekitar 32% calon legislatif (caleg) wajah lama yang mampu bertahan di kursi Dewan. Selebihnya, sekitar 68% caleg yang tepilih pa...

26 Persen Anggota DPRD 2014-2019 Perempuan

Anggota DPRD laki-laki masih akan mendominasi kursi DPRD Kebumen periode 2014 - 2019. Pasalnya, dari 50 kursi lembaga legislatif di Kabupaten berslogan “Beriman” ini, hanya 13 kursi atau 26 persen yang akan diisi oleh calon anggota legislatif (caleg) perempuan. Dari data yang dihimpun, caleg perempuan terbanyak dari PKS. Tiga kursi yang diraih PKS seluruhnya diisi oleh caleg perempuan. Yakni Ermi Kristanti mewakili daerah pemilihan (dapil) 1 meliputi Kebumen dan Buluspesant...

Perolehan Suara Partai Pileg 2014

PDI Perjuangan pada pemilu kali ini mampu meraup 121.054 suara. Perolehan terbanyak diperoleh di dapil VII yang mampu meraup 26.797 suara. Perolehan terbanyak kedua yang menyumbang suara PDI Perjuangan adalah di dapil VI dengan 21.781 suara. Selanjutnya, dapil IV suara PDI Perjuangan sebanyak 18.455. Dapil V 16.147, dapil III 14.000 suara, dapil II 13.971, dan dapil I 9.903 suara. PDI Perjuangan pada pemilu kali ini meraup sembilan kursi DPRD Kebumen, turun enam kursi dibandingkan pemilu...

Ketua: Pemuda Adalah Aset Masa Depan

  Pemuda adalah aset masa depan. Dengan membangun kepemudaan, Kabupaten Kebumen di masa mendatang mempunyai harapan besar untuk dikelola oleh generasi fair-play. Demikian diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Kebumen Ir Budi Hianto Susanto dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Kebumen di Aula Setda, Rabu (19/3). Musrenbang yang dibuka Bupati H Buyar Winarso itu dihadiri pula oleh anggota DPRD Kabupaten Kebumen, Sekda H Adi Pandoyo SH Msi dan segenap ...

  • Raperda Perubahan APBD 2014 Dikritisi Fraksi

    Kamis, 17 Juli 2014 10:54
  • Wajah Baru Dominasi DPRD Kebumen

    Senin, 12 Mei 2014 14:07
  • 26 Persen Anggota DPRD 2014-2019 Perempuan

    Senin, 12 Mei 2014 13:47
  • Perolehan Suara Partai Pileg 2014

    Senin, 12 Mei 2014 13:28
  • Ketua: Pemuda Adalah Aset Masa Depan

    Rabu, 19 Maret 2014 15:31
Beranda / Berita / APBD Kebumen Tahun 2013 Defisit Hampir Rp 105 Miliar

APBD Kebumen Tahun 2013 Defisit Hampir Rp 105 Miliar

Supangat, Kepala DPPKAD Kabupaten Kebumen saat mengikuti Sidang Paripurna

Rapat Paripurna DPRD Kebumen yang diselenggarakan Rabu 3 Juli 2013, mengagendakan pengajuan APBD Perubahan 2013 dari pemerintah kepada DPRD Kabupaten Kebumen. Eksekutif dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekda H Adi Pandoyo SH Msi. 
 
Pada APBD Perubahan, pendapatan daerah Kabupaten Kebumen mengalami penurunan sebesar Rp. 28,5 Miliar dari pendapatan daerah sebelum perubahan yang mencapai Rp. 1,568 triliun. Seperti disebutkan dalam nota keuangan yang dibacakan sekda, meski Pendapatan Asli Daerah (PAD) bertambah Rp. 10,8 miliar namun beberapa pos pendapatan mengalami penurunan. Retribusi daerah berkurang Rp. 606 juta, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan berkurang  Rp. 53 juta, dana perimbangan berkurang Rp. 2 Miliar, dan pendapatan daerah lain-lain yang sah mengalami penurunan Rp. 37,3 miliar. Sedangkan pos pendapatan yang mengalami peningkatan antara lain pajak daerah bertambah Rp. 2,5 miliar dan PAD lain yang sah bertambah Rp. 8,9 miliar.
Disampaikan Sekda, bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang mencapai Rp. 107,7 miliar tahun ini tidak lagi disalurkan dari APBD Provinsi  melalui rekening kas daerah, tetapi langsung pada masing-masing sekolah. Sehingga ada pengurangan pada APBD untuk pendapatan bantuan keuangan dari provinsi atau pemerintah daerah lainnya. 
 
Dari volume pendapatan daerah Kabupaten Kebumen tahun 2013 sebesar Rp. 1,568 triliun, terdapat anggaran tidak langsung sebesar Rp. 1,116 triliun dan belanja langsung sebesar Rp. 507,2 miliar. Dari selisih jumlah anggaran pendapatan dan jumlah anggaran belanja, diprediksi , anggaran belanja daerah akan mengalami defisit hingga Rp. 104,9 miliar. Adi Pandoyo menjelaskan, untuk menutup selisih tersebut pemerintah akan menggunakan anggaran Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SILPA) tahun sebelumnya.